السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Hikmah merupakan hasil kajian selama perjalanan hidup.
Hikmah adalah tingkat tertinggi dari setiap pencapaian selama petualangan spiritual
Hikmah akan menjadikan semua hal yang ada di bumi ini bernilai tinggi dan berkualitas
Hikmah Selalu Arif dan Bijaksana
Hikmah adalah hasil dari pengendalian
Hikmah hasil dari kerendahan jiwa dan pikiran
Hikmah merupakan hadiah istimewa dari Allah SWT
yang belum tentu didapat oleh kebanyakan orang
Hikmah bagaikan sebuah kesaktian
berupa kekuatan, pemahaman, pemikiran, perasaan
dan lain sebagainya
Hikmah akan bijaksana dalam memutuskan sesuatu.
Hikmah dapat mengetahui hakikat segala sesuatu apa adanya,
serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya (Mu’jam Taj al-Arus).
Kata hikmah juga didapati dalam al-Qur’an. Sebut misalnya,
“Dan yang telah diturunkan kepada kalian dari kitab dan hikmah untuk memberikan nasihat dan pengajaran kepadamu,” (QS. Al-Baqarah [2]: 231).
Hikmah juga bermakna nasihat,
seperti dikatakan ar-Razi mengutip pendapat al-Muqatil.
(Tafsir Mafatih al-Ghaib).
Hikmah juga bermakna pemahaman. Seperti ditunjukkan dalam ayat:
“Dan Kami memberikan al-hikmah (pemahaman) kepadanya (Yahya) ketika dia masih kecil.”
(QS. Maryam [19]: 12).
Ibn Katsir menerangkan bahwa Kami memberikan kepada Yahya pemahaman, ilmu, kesungguhan memenuhi panggilan kebaikan dan konsisten atasnya (Tafsir al-Qur’an al-Azhim).
Makna hikmah selanjutnya adalah pengetahuan. Allah berfirman:
“Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmah (ilmu dan pemahaman) serta kenabian.” (QS. Al-An’am [6]: 89).
Prof. Wahbah az-Zuhaili mengatakan, al-hukma dalam ayat tersebut berarti ilmu yang bermanfaat dan pemahaman terhadap agama. (Tafsir al-Munir).
Hikmah juga bisa bermaksud kenabian (nubuwah). Firman Allah:
“Sungguh Kami telah memberikan kitab dan hikmah (kenabian) kepada keluarga Ibrahim.” (QS. An-Nisa [4]: 54).
Mufassir Abdurrahman as-Sa’di menerangkan bahwa Allah memberikan nikmat kenabian dan kitab kepada Ibrahim dan keturunannya. (Tafsir Karim ar-Rahman fi Kalam al-Mannan).
Hikmah merupakan hadiah istimewa dari Allah SWT
yang belum tentu didapat oleh kebanyakan orang
Hikmah bagaikan sebuah kesaktian
berupa kekuatan, pemahaman, pemikiran, perasaan
dan lain sebagainya
Hikmah akan bijaksana dalam memutuskan sesuatu.
Hikmah dapat mengetahui hakikat segala sesuatu apa adanya,
serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya (Mu’jam Taj al-Arus).
Kata hikmah juga didapati dalam al-Qur’an. Sebut misalnya,
“Dan yang telah diturunkan kepada kalian dari kitab dan hikmah untuk memberikan nasihat dan pengajaran kepadamu,” (QS. Al-Baqarah [2]: 231).
Hikmah juga bermakna nasihat,
seperti dikatakan ar-Razi mengutip pendapat al-Muqatil.
(Tafsir Mafatih al-Ghaib).
Hikmah juga bermakna pemahaman. Seperti ditunjukkan dalam ayat:
“Dan Kami memberikan al-hikmah (pemahaman) kepadanya (Yahya) ketika dia masih kecil.”
(QS. Maryam [19]: 12).
Ibn Katsir menerangkan bahwa Kami memberikan kepada Yahya pemahaman, ilmu, kesungguhan memenuhi panggilan kebaikan dan konsisten atasnya (Tafsir al-Qur’an al-Azhim).
Makna hikmah selanjutnya adalah pengetahuan. Allah berfirman:
“Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmah (ilmu dan pemahaman) serta kenabian.” (QS. Al-An’am [6]: 89).
Prof. Wahbah az-Zuhaili mengatakan, al-hukma dalam ayat tersebut berarti ilmu yang bermanfaat dan pemahaman terhadap agama. (Tafsir al-Munir).
Hikmah juga bisa bermaksud kenabian (nubuwah). Firman Allah:
“Sungguh Kami telah memberikan kitab dan hikmah (kenabian) kepada keluarga Ibrahim.” (QS. An-Nisa [4]: 54).
Mufassir Abdurrahman as-Sa’di menerangkan bahwa Allah memberikan nikmat kenabian dan kitab kepada Ibrahim dan keturunannya. (Tafsir Karim ar-Rahman fi Kalam al-Mannan).
No comments:
Post a Comment